Membuat Struktur Folder di Android Studio

Membuat Struktur Folder di Android Studio

Pada bimbingan tadinya kita sudah sukses menginstal JDK serta Ilham Android Sanggar hingga berikutnya ayo kita mulai membuat aplikasi Android. Membuat Struktur Folder di Android Studio.

Pada bimbingan kali ini kita hendak mengawali membuat Aplikasi awal. Membuat Struktur Folder di Android Studio. Bila kalian terkini awal membuka Ilham Android Sanggar hingga yang awal kali timbul ialah laman semacam di dasar ini. Buat membuat Aplikasi awal hingga seleksi Mulai a new Android Sanggar project.

Berikutnya hendak timbul jendela New Project. Pada bagian ini kamu isi sebagian isian yang dibutuhkan. Lebih jelasnya silahkan amati lukisan di bwah ini.

Kabar Berarti:

Application Name: Ialah julukan buat aplikasi yang hendak kamu bangun( Graf awal upayakan graf aset). Company Name: Ialah tujuan Web kamu ataupun industri ataupun yang yang lain, bila tidak terdapat dapat diisi sesukanya saja, yang tentu wajib diisi.

Project Location: Ialah posisi dimana Project yang kamu bangun hendak di simpan.

Sehabis memuat seluruh isian yang diperlukan hingga klik saja Next. Serta berikutnya hendak ditunjukan ke jendela terkini Sasaran Android Device.

Pada bagian ini kamu hendak dianjurkan buat memilah minimal SDK. Dengan cara default minimal SDK memakai API 15: Android 4. 0. 3( Ice Cream Sandwich). Pada Android Sanggar kamu tidak cuma bisa membuat aplikasi buat mobile saja namun kamu pula dapat membuat aplikasi Android buat Smart Televisi serta pula fitur Wearable semacam Jam serta Google Glass. Bila telah klik saja Next.

Sehabis di klik Next hingga hendak terbuka jendela terkini ialah Add an Activity to Mobile. Silahkan klik Empty Activity. Bila telah klik Next.

Berikutnya hendak ditunjukan ke jendela terkini ialah Customize the Activity.

Pada bagian ini kamu dapat mengisikan nama- nama dari filenya cocok dengan yang kamu mau, selanjutnya uraiannya:

Activity Name: dipakai buat berikan julukan pada File Java.

Layout Name: dipakai buat berikan julukan File Layout dari Aplikasi yang hendak kita bangun ataupun file xml nya. Pada bagian ini upayakan uruf pertamanya memakai graf kecil.

Bila telah diisi, berikutnya klik Finish serta menunggu sampai cara berakhir.

Sehabis memilah Finish, berikutnya menunggu sampai cara berakhir serta hendak timbul bentuk semacam di dasar ini.

Di next step kita hendak berlatih sedikit sebagian guna tools di android sanggar.

Sehabis aplikasi awal terbuka, ayo kita sedikit memandang bagian- bagian dari Android Sanggar dengan cara garis besar.

Lagi Trending :  Beberapa Apk Memperkecil Ukuran Video Online

Membuat Project serta Bentuk Berkas Android Studio

No

PENJELASAN

1

Ialah bagian dari lapisan berkas project Android Sanggar( Lebih jelasnya esok kita hendak bahasa di dasar).

2

Ialah bagian dari Palette yang bermuatan sebagian tools ataupun component yang dapat kita maanfaatkan buat berikan bentuk pada aplikasi yang hendak kita bangun.

3

Ialah Component Tree yang mempunyai guna menunjukkan Layout serta lapisan dari bagian yang sudah kita maanfaatkan di Bagian 4.

4

Ialah bagian aspek penting yang dipakai buat menaruh Component yang mau kita maanfaatkan. Bentuknya semacam bentuk layar pada Mobile Android.

5

Ialah bagian Properties, bagian ini hendak menunjukkan seluruh data dari Component yang kita seleksi semacam julukan id, dimensi atau Size, Font, latar belakang, color, serta lain serupanya.

Berikutnya ayo kita amati bagian Bentuk Berkas dari Android Sanggar.

Membuat Project serta Bentuk Berkas Android Studio

Selanjutnya ini ialah uraian dari nomer- nomer yang tercetak di atas:

No

PENJELASAN

1

Pada bagian awal ada berkas yang bernama Manifest, di dalam berkas Manifest itu ada file AndroidManifest. xml.

File AndroidManifest. xml berisis data mengenai package( paket) pada project yang kita bangun. Jadi file ini muat bagian aplikasi semacam Activity, Services, Konten, serta lain serupanya.

Bila kita membuat Activity terkini hingga hendak ada di file ini, bila tidak hingga cek kembali, serta bila kita mau membuat aplikasi yang membuatuhkan koneksi Internet, kita diwajibkan memuat User Permission di File ini, menggant kepala karangan, icon, serta lain serupanya.

2

Pada bagian kedua ada foler Java yang di dalamnya ada berkas bernama semacam daerah yang kita isikan pada awal kali membuat aplikasi, pada ilustrasi bimbingan ini diatas kita buatnya dengan julukan( com. kodingindonesia. aplikasipertama), di dalam berkas itu ada file NameActivity. java, bila julukan Activity tidak dirubah hingga dengan cara default bernama MainActivity. java, pada bagian file ini lah kita hendak membuat program Java buat aplikasi yang hendak kita untuk.

3

Pada bagian ketiga ini ada berkas drawable, berkas drawable ini ialah bagian dari berkas resource. Berkas drawable ini dipakai buat menaruh file lukisan dengan bentuk. jpg ataupun. png yang kita maanfaatkan pada aplikasi yang hendak kita bangun

4

Pada bagian keempat ini ada file bernama layout_name. xml, dengan cara default bila kita tidak rubah dikala awal hingga namanya merupakan activity_main. xml. file layout_name. xml ini ada di berkas layout yang ialah bagian dari berkas resource. Pada file ini lah kita hendak membaut bentuk ataupun User Interface buat aplikasi yang hendak kita

Lagi Trending :  Beberapa Cara Menggunakan Kuota Belajar

bangun.

5

Pada bagian kelima ada sebagian icon launcher aplikasi yang bernama ic_launcher. Icon ini ada pada berkas mipmap yang ialah bagian dari berkas resource.

6

Pada bagian keenam ini ada sebagian file antara lain:

String. xml yang ialah file bermuatan resource data- data text yang hendak kita maanfaatkan selaku bagian aplikasi.

Gaya. xml yang ialah file bermuatan resource mengenai tema semacam Toolbar, yang hendak kita maanfaatkan buat bagian aplikasi esoknya.

Color. xml yang ialah file bermuatan resource motif dari file Gaya. xml

Seluruh file- file itu ada di berkas values yang ialah bagian dari foler resource.

7

Pada bagian ketujuh ada Gradle. Gradle ini ialah tools untul build yang dipakai pada Android Sanggar, buat Compile, Run project Aplikasi yang hendak kita bangun. Bila kamu sempat memakai Eclipse kamu tidak hendak menciptakan build tools Gradle, sebab Eclipse memakai build tools Ant.

Berikutnya ayo kita pelajari bentuk dari tiap file yang kita sudah tahu di atas.