Cara Membuat Splash Screen dan Progress Bar di Android Studio

Cara Membuat Splash Screen dan Progress Bar di Android Studio

Splash Screen merupakan bagian pengawasan grafis yang timbul dikala suatu aplikasi ataupun permainan dikeluarkan. Cara Membuat Splash Screen dan Progress Bar di Android Studio. Splash Screen bisa bermuatan lukisan, logo, icon, bacaan serta lain- lain, serta umumnya di pergunakan buat membuktikan karakteristik khas ataupun data pendek dari aplikasi ataupun permainan itu. Jadi, Splash Screen ini timbul diawal saat sebelum kegiatan penting dikala aplikasi dilaunching.

Bila Kamu memiliki aplikasi youtube terinstall di ponsel pintar, coba buka aplikasi itu; hingga perihal yang awal kali timbul merupakan semacam lukisan dibawah ini. Cara Membuat Splash Screen dan Progress Bar di Android Studio. Seperti itu Splash Screen yang diartikan( Bila belum tahu apa itu Splash Screen).

Dianjurkan bila Kamu mau membuat Splash Screen, buat lama waktunya janganlah sangat lama, sebab Splash Screen ini timbul dikala tiap kali aplikasi di luncurkan, alhasil bisa jadi dapat saja membuat sang konsumen aplikasi Kamu esoknya tersendat serta tidak aman yang bisa berakhir aplikasi di uninstall. Untuk aku individu, lama yang sempurna antara 1- 3 detik.

Membuat Splash Screen

Tahap dini buat membuat nya pastinya dengan menyiapkan terlebih dulu cetak biru Kamu, simak artikel ini bila belum sempat membuat cetak biru di Android Sanggar. Semacam umumnya, disini aku memakai package com. gwnbs. proyekpertama selaku ilustrasi bimbingan. Oke,

buat suatu activity terkini, klik kanan pada menu File dipojok kiri atas; New
Activity
Empty Activity. Kasih julukan SplashScreen buat activity itu, yakinkan pada opsi Generate Layout File telah di centang setelah itu langsung klik Finish. Yang lain tidak butuh di apa- apa kan.

Bimbingan hal cara

pembuatan activity terkini sepenuhnya bisa diamati pada artikel ini. Sehabis kegiatan terkini terbuat, selanjutnya merupakan merombak AndroidManifest. xml. Sebab Splash Screen ini timbul awal kali dikala aplikasi di buka, hingga Splash Screen ini hendak jadi activity launcher dari aplikasi itu. Alhasil, isyarat selanjutnya dibawah ini yang sebelumnya terdapat pada badan MainActivity wajib beralih ke badan SplashScreen.

<intent- filter

<action android: name=” android. intent. action. Bermain” atau

<category android: name=” android. intent. category. LAUNCHER” atau

< atau intent- filter

Selanjutnya dibawah ini isyarat komplit pada AndroidManifest. xml com. gwnbs. proyekpertama:

Lagi Trending :  Cara Mudah Nonton Film Streaming Selain Indoxx1 dan Lk21 Link

<? xml version=” 1. 0″ encoding=” utf- 8″?

<manifest

xmlns: android=” http: atau atau schemas. android. com atau apk atau res atau android”

package=” com. gwnbs. proyekpertama”

<application

android: allowBackup=” true”

android: icon=”@mipmap atau ic_launcher”

android: label=”@string atau app_name”

android: roundIcon=”@mipmap atau ic_launcher_round”

android: supportsRtl=” true”

android: theme=”@style atau AppTheme”

<activity

android: name=”. SplashScreen”

android: label=”@string atau app_name”

android: noHistory=” true”

android: theme=”@style atau AppTheme. NoActionBar”

<intent- filter

<action android: name=” android. intent. action. Bermain” atau

<category android: name=” android. intent. category. LAUNCHER” atau

< atau intent- filter

< atau activity

<activity

android: name=”. MainActivity”

android: label=” Metode Splash Screen”

< atau activity

< atau application

< atau manifest

Pada ciri android: theme=”@style atau AppTheme. NoActionBar”

yang terdapat di badan SplashScreen AndroidManifest. xml diatas hendak berbekas warna merah, itu sebab kita belum membuat gaya theme nya. Buat buatnya, pertama- tama perluas berkas res, setelah itu perluas lagi berkas values kemudian double klik pada gaya. xml buat membukannya. Sehabis terbuka, alih isyarat dibawah ini di dalam tag<resources
< atau resources
:

<style name=” AppTheme. NoActionBar”

<item name=” windowActionBar”
false<atau item

<item name=” windowNoTitle”
true<atau item

< atau style

Theme( tema) itu dipakai buat melenyapkan ActionBar. Kamu dapat memilah buat tidak melenyapkan ActionBar nya dengan tidak menjajaki tahap barusan serta menghilangkan ciri android: theme yang terdapat pada SplashScreen AndroidManifest. xml diatas.

Pada ilustrasi Splash Screen com. gwnbs. proyekpertama, hendak terbuat cuma suatu lukisan ialah logo web ini, serta sebagian bacaan perkataan. Persiapkan suatu lukisan bila mau memakai lukisan. Alih suatu lukisan dari pc Kamu serta tempelkan pada berkas drawable dengan metode klik kanan pada berkas itu kemudian seleksi Paste. Ataupun, opsi lain; Kamu dapat membuat suatu icon lewat Android Sanggar lewat Image Asset ataupun Vector Asset. Klik disini buat bimbingan itu.

Buka layout activity_splash_screen. xml, masukkan lukisan serta bacaan perkataan ke dalam layout itu. Dibawah ini isyarat komplit layout activity_splash_screen. xml dari com. gwnbs. proyekpertama:

<? xml version=” 1. 0″ encoding=” utf- 8″?

<RelativeLayout

xmlns: android=” http: atau atau schemas. android. com atau apk atau res atau android”

xmlns: app=” http: atau atau schemas. android. com atau apk atau res- auto”

Lagi Trending :  Dukung Dan Saksikan Live Streaming Timnas

xmlns: tools=” http: atau atau schemas. android. com atau tools”

android: background=”@color atau colorPrimary”

android: layout_width=” match_parent”

android: layout_height=” match_parent”

tools: context=”. SplashScreen”

android: id=”@+id atau splash_screen”

<TextView

android: text=” Ilustrasi Splash Screen”

android: layout_width=” match_parent”

android: layout_height=” wrap_content”

android: layout_marginTop=” 30dp”

android: id=”@+id atau contohSplash”

android: textSize=” 30sp”

android: textAlignment=” center”

android: fontFamily=” sans- serif- smallcaps”

android: layout_alignParentTop=” true”

android: layout_alignParentLeft=” true”

android: layout_alignParentStart=” true”

android: gravity=” center_horizontal” atau

<ImageView

android: id=”@+id atau gwnbSplash”

android: layout_width=” 250dp”

android: layout_height=” 150dp”

android: layout_centerHorizontal=” true”

android: layout_marginTop=” 50dp”

android: layout_below=”@id atau contohSplash”

app: srcCompat=”@drawable atau gwnbs_logo”

android: scaleType=” fitXY”

tools: ignore=” ContentDescription” atau

<TextView

android: id=”@+id atau kalimatNgawur”

android: layout_below=”@id atau gwnbSplash”

android: layout_height=” wrap_content”

android: layout_width=” match_parent”

android: text=” Ini Splash Screen saya

nMana Splash Screen kalian?”

android: textSize=” 23sp”

android: gravity=” center_horizontal”

android: layout_marginTop=” 100dp” atau

< atau RelativeLayout

Jenjang berikutnya merupakan SplashScreen. java. Buka file itu! Disini kita cuma meningkatkan suatu Handler buat Splash Screen itu buat menata lamanya lama serta memusatkan ke kegiatan penting sehabis lama tampilnya Splash Screen selesai. Pada ilustrasi ini lama tampilnya terbuat cuma 2000L dellayMillis, ataupun serupa dengan 2 detik. Bila Kamu mau lebih pendek ataupun jauh, bermukim ubah saja jadi, ilustrasinya 1000L buat 1 detik, 5000L buat 5 detik serta sebagainnya pada codingan di SplashScreen. java selanjutnya:

package com. gwnbs. proyekpertama;

import android. konten. Intent;

import android. os. Bundle;

import android. os. Handler;

import android. view. Window;

import androidx. appcompat. app. AppCompatActivity;

public class SplashScreen extends AppCompatActivity

@Override

protected void onCreate( Bundle savedInstanceState)

luar biasa. onCreate( savedInstanceState);

atau*menghilangkan ActionBar. Lenyap isyarat ini bila mau Actionbar tidak hilang* atau

this. requestWindowFeature( Window. FEATURE_NO_TITLE);

setContentView( R. layout. activity_splash_screen);

akhir Handler handler= new Handler();

handler. postDelayed( new Runnable()

@Override

public void run()

startActivity( new Intent( getApplicationContext(),

MainActivity. class));

finish();

 

, 2000L);

atau*Mengatur lama Splash Screen. 2000L= 2 detik* atau

 

 

Hingga disini telah berakhir. Saat ini coba jalankan aplikasi. Bila tidak melaksanakan kekeliruan, sepatutnya Splash Screen berjalan dengan bagus. Biar nampak tidak sangat polos, hingga kita hendak meningkatkan suatu Progress Kafe buat gaya- gayaan.

Meningkatkan Progress Bar

Apa itu Progress Kafe? Kala Kamu mendownload suatu, serta memandang ciri berupa batang ataupun bundaran yang menampilkan loading( lagi muat) dengan catatan persentase yang lalu bertambah sampai 100%, seperti itu yang dikenal Progress Kafe. Tetapi, Progress Kafe yang hendak kita untuk ini offline, maksudnya otomatis berakhir cocok lama durasi yang didetetapkan.

Lagi Trending :  Mengenai Mi File Manager

Progress Kafe yang hendak dicontohkan disini merupakan yang berupa batang dengan cara mendatar. Pada layout activity_splash_screen. xml, tambahkan isyarat dibawah ini pas dibawah TextView terakhir pada ilustrasi isyarat diatas tadinya:

<ProgressBar

android: id=”@+id atau pb”

android: layout_width=” match_parent”

android: layout_height=” wrap_content”

android: layout_below=”@id atau kalimatNgawur”

android: layout_marginTop=” 25dp”

android: layout_centerHorizontal=” true”

style=”? android: attr atau progressBarStyleHorizontal”

android: layout_marginRight=” 5dp”

android: layout_marginEnd=” 5dp” atau

Setelah itu kembali ke SplashScreen. java, gantikan ilustrasi isyarat yang diatas mulanya jadi semacam dibawah ini. Lama senantiasa terbuat 2 detik. Bila Kamu mau lama lebih jauh ataupun pendek, Kamu dapat mengubah nilai 200 pada tata cara jalankanProgress();( isyarat dibawah) jadi, misalnya 1 detik hingga ubahlah jadi 100, ataupun contoh 5 detik, hingga ubahlah jadi 500. Perhitungannya pada tata cara jalankanProgress(); dibawah

merupakan 200 x 10= 2000L millis ataupun 2 detik

:

package com. gwnbs. proyekpertama;

import android. konten. Intent;

import android. os. Bundle;

import android. view. Window;

import android. widget. ProgressBar;

import androidx. appcompat. app. AppCompatActivity;

public class SplashScreen extends AppCompatActivity

private ProgressBar progressBar;

@Override

protected void onCreate( Bundle savedInstanceState)

luar biasa. onCreate( savedInstanceState);

atau*menghilangkan ActionBar. Lenyap isyarat ini bila mau Actionbar tidak hilang* atau

this. requestWindowFeature( Window. FEATURE_NO_TITLE);

setContentView( R. layout. activity_splash_screen);

progressBar= findViewById( R. id. pb);

new Thread( new Runnable()

public void run()

jalankanProgress();

masukAktivitasUtama();

finish();

 

). mulai();

 

private void jalankanProgress()

for( int progress=0; progress<100; progress+=10)

try

Thread. sleep( 200);

progressBar. setProgress( progress);

catch( Exception e)

e. printStackTrace();

 

 

 

private void masukAktivitasUtama()

Intent intent= new Intent( SplashScreen. this,

MainActivity. class);

startActivity( intent);

 

 

Mencoba Splash Screen

Selanjutnya merupakan mencoba kembali Splash Screen. Dibawah ini suatu film pendek yang menampilkan instalasi Splash Screen berjalan dengan bagus. Oh betul, pada bimbingan ini kita tidak melaksanakan apa- apa di kegiatan penting atau activity_main. xml serta MainActivity. java. Pada demo film dibawah, kegiatan penting itu berawal dari artikel tadinya hal Metode Install Promosi Banner AdMob serta Membuat Spinner.